Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Tips Memilih Rumah Sakit untuk Persalinan dan Anak di Jakarta


Menentukan tempat bersalin sebaiknya Anda lakukan jauh sebelum tanda-tanda melahirkan muncul. Sangat dianjurkan untuk melakukan persiapan ini dimulai sejak trimester kedua kehamilan. Adapun, persiapan ini mencakup pemilihan tempat bersalin, kepesertaan JKN, dana cadangan, kendaraan, hingga calon pendonor darah dan pendamping.

Anda bisa mendapatkan informasi lengkap mengenai paket medical check up dan layanan kehamilan dengan klik di sini untuk mengakses menu Paket di bunda.co.id atau aplikasi OneBunda. Anda juga dapat menghubungi Call Center RS Bunda di nomor 1-500-799 untuk pendaftaran lebih lanjut.

Lantas, apa saja tips memilih rumah sakit untuk persalinan dan anak di Jakarta? Ini ulasannya. 

1. Pilih Rumah Sakit yang Siap Menangani Kegawatan Ibu dan Bayi

Pastikan rumah sakit pilihan Anda mampu bertindak cepat jika persalinan tidak berjalan sesuai rencana. Penanganan medis yang sigap sangat krusial saat muncul tanda bahaya, seperti perdarahan, air ketuban berbau, kejang, atau kondisi tali pusat menumbung.

Kesiapan tim medis dalam menangani kondisi darurat pada ibu dan bayi baru lahir harus menjadi pertimbangan utama. Rumah sakit yang ideal memiliki standar Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) yang siaga selama 24 jam. Jadi sebelum menentukan pilihan, tanyakan ketersediaan IGD 24 jam, kamar operasi untuk sesar darurat, serta ruang perawatan intensif bayi (NICU).

2. Cocokkan Pilihan Rumah Sakit dengan Kepesertaan JKN dan Rencana Biaya

Rencanakan biaya persalinan sejak awal kehamilan agar tidak memicu kendala finansial menjelang hari kelahiran. Anda disarankan menyiapkan Kartu JKN yang aktif dan menyisihkan dana cadangan untuk kebutuhan tak terduga.

Pahami pula opsi pembiayaan yang akan Anda gunakan, baik JKN, asuransi swasta, maupun biaya pribadi. Cocokkan skema pembiayaan tersebut dengan kebijakan rumah sakit yang dituju.

Oleh karena itu, pastikan rumah sakit yang Anda pilih bekerja sama dengan penyedia asuransi Anda atau menawarkan paket persalinan dengan rincian biaya yang transparan. Langkah ini mencegah risiko keharusan berpindah rumah sakit saat kontraksi sudah berlangsung.

3. Hitung Akses Lokasi dan Siapkan Kendaraan Menuju Rumah Sakit

Pertimbangkan jarak dan waktu tempuh dari rumah menuju rumah sakit, terutama untuk mengantisipasi kemacetan di Jakarta. Siapkan kendaraan pribadi yang siap digunakan sewaktu-waktu atau catat nomor kontak penyedia transportasi darurat.

Selain kendaraan pribadi, Anda dapat mempertimbangkan fasilitas ambulans rumah sakit sebagai cadangan. Pastikan rumah sakit tujuan Anda menyediakan layanan ambulans 24 jam yang didampingi oleh tenaga medis.

Maka, cobalah melewati rute menuju rumah sakit pada jam sibuk maupun malam hari. Cara ini membantu Anda memperkirakan estimasi waktu tempuh secara lebih akurat saat hari persalinan tiba.

4. Pastikan Ketersediaan Layanan Darah dan Calon Pendonor

Kebutuhan transfusi darah sering terlewat dalam perencanaan persalinan, padahal kondisi ini bisa terjadi jika ada perdarahan pascamelahirkan. Anda disarankan menyiapkan lebih dari satu calon pendonor yang memiliki golongan darah dan rhesus yang sama.

Setiap rumah sakit bereputasi baik umumnya memiliki prosedur penyediaan darah yang cepat dan terintegrasi. Pastikan Anda telah mengonfirmasi prosedur tersebut serta mencatat rincian golongan darah ibu sejak pemeriksaan awal. Selain itu, pastikan untuk mencatat nama dan nomor kontak calon pendonor agar mudah dihubungi saat dibutuhkan. 

5. Utamakan Kenyamanan Pendampingan dan Kamar Pascapersalinan

Perhatikan fasilitas dan kondisi kamar perawatan pascapersalinan. Pilihlah rumah sakit yang mendukung fasilitas rawat gabung (rooming-in) ibu dan bayi, serta menyediakan ruang laktasi yang nyaman sesuai anggaran Anda.

Setelah bayi lahir, pastikan rumah sakit mendukung prosedur Inisiasi Menyusu Dini (IMD) melalui kontak kulit ke kulit minimal selama satu jam. Proses ini penting untuk menjaga kehangatan tubuh bayi serta memfasilitasi pemberian kolostrum pertama. 

RSU dan RSIA Bunda Jakarta, Berpengalaman dalam Persalinan Aman sejak 1973

RSIA Bunda Jakarta yang berlokasi di Menteng telah berfokus melayani kehamilan dan persalinan sejak tahun 1973. Didukung oleh Women's Health Center, rumah sakit ini menyediakan pilihan persalinan sesar metode ERACS dan persalinan normal metode ILA untuk meminimalkan rasa sakit.

Kesiapan penanganan gawat darurat didukung oleh fasilitas terpadu dua unit rumah sakit di kawasan Menteng. RSIA Bunda Jakarta dilengkapi dengan fasilitas NICU, PICU, ruang laktasi, IGD, serta ambulans 24 jam dengan berbagai pilihan kelas kamar rawat inap.

Sementara itu, RSU Bunda Jakarta melengkapi kebutuhan medis melalui layanan radiologi, laboratorium, serta IGD 24 jam untuk pasien anak dan dewasa. Pengalaman panjang ini memastikan Anda mendapatkan penanganan medis yang aman, nyaman, dan komprehensif.

Lihat Paket Medical Check Up Pranikah dan Persiapan Kehamilan di RS Bunda

Mempersiapkan kesehatan reproduksi sejak masa pranikah hingga menjalani pemantauan kehamilan secara berkala merupakan fondasi utama demi terwujudnya proses persalinan yang aman dan sehat. Informasi dan jadwal dokter spesialis kebidanan dapat Anda tentukan secara langsung melalui situs web bunda.co.id serta aplikasi OneBunda. Silakan hubungi Call Center RS Bunda di nomor 1-500-799 jika Anda membutuhkan rincian paket pemeriksaan atau panduan pendaftaran lebih lanjut. 

Maman Malmsteen
Maman Malmsteen Aktif menulis sejak tahun 1986 di media massa. Menjadi announcer di Radio Fantasy 93,1 FM sejak tahun 1999. Menjadi Blogger sejak tahun 2010. Sekarang aktif sebagai Content Writer untuk beberapa Blog/Website.

Posting Komentar untuk "5 Tips Memilih Rumah Sakit untuk Persalinan dan Anak di Jakarta"

Follow Berita/Artikel Cahaya Perdana di Google News