IBX5B7AA7B12AEAB Rock and Roll Hall of Fame and Museum, Rumah Musik Rock ‘N Roll di Cleveland, AS - Cahaya Perdana

Iklan

Rock and Roll Hall of Fame and Museum, Rumah Musik Rock ‘N Roll di Cleveland, AS

CahayaPerdana.com - Cleveland merupakan salah satu kota di negara bagian Ohio, Amerika Serikat (AS). Salah satu kota terpadat di AS ini terletak di timur laut Ohio dan di pantai selatan Danau Erie, berbatasan dengan Pennsylvania. Cleveland, mungkin tidak seterkenal kota besar lainnya di AS seperti New York, Washington, ataupun Los Angles. Namun, bagi pencinta musik khususnya musik rock and roll, Cleveland menjadi kota yang wajib dikunjungi.

Kota ini mendapat julukan "Home of Rock and Roll", julukan yang berasal dari seorang disc jockey (DJ) pertama bernama Alan Freed. Dia menciptakan istilah "Rock and Roll" pada jam siaran radio Mooridog Rock and Roll di awal tahun 1950-an. Freed juga mengorganisasi konser rock pertama, Moondog Coronation Ball pada 21 Maret 1952.


Sejak itu, Cleveland memiliki peran dalam meluncurkan karier musik artis-artis seperti Bruce Springsteen, Devo, Chrissie Hynde, Roxy Music, David Bowie, dan James Gang. Saat ini, Cleveland juga disebut sebagai rumah dari Rock and Roll Hall of Fame and Museum. Sebuah museum di tepi Danau Erie di pusat Kota Cleveland, menjadi museum pertama yang didedikasikan untuk menyimpan arsip sejarah beberapa seniman, musisi, produser, paling terkenal dan paling berpengaruh dalam industri musik.

Suasana rock and roll sudah mulai terasa begitu kita menginjakkan kaki di Bandara Cleveland Internasional Hopkins, Ohio. Gitar-gitar raksasa berdiri di beberapa sudut bandara ditambah dengan banner besar menampilkan gambar bangunan Rock and Roll Hall of Fame and Museum sengaja dipasang sebagai sarana memperkenalkan sekaligus mengajak para turis untuk singgah. Hal yang sama juga dijumpai di salah satu pusat perbelanjaan di pusat Kota Cleveland yaitu Tower City Center. Di setiap lantai berdiri gitar-gitar raksaksa dengan berbagai desain mulai dari gitar dengan desain gambar musisi legendaris The Beatles, gajah hingga gitar dengan bentuk badan seorang wanita tengah memetik gitar.

Bangunan kaca berbentuk segitiga seluas 19.812 meter persegi menyerupai museum Louvre di Prancis menjadi pintu masuk utama ke dalam museum “Rock and Roll Hall of Fame and Museum”. Dua segitiga kaca itu ditopang bangunan berbentuk geometris yang tebal dan ruang kantilever yang dinamis di atas menara setinggi 162 kaki. Museum yang dibangun oleh IM Pei pada 1987 dan membutuhkan waktu 12 tahun untuk dirampungkan memiliki misi untuk mendidik pengunjung, penggemar dari seluruh dunia tentang sejarah dan perkembangan signifikan dari musik rock and roll.

Bangunan yang dibuka untuk umum pada 1995 itu memiliki tujuh lantai. Di lantai satu pengunjung dapat memperoleh informasi mengenai museum maupun melihat-melihat cendera mata yang terdapat di Museum Store mulai dari pin, kaus, hingga buku, piringan hitam, dan berbagai CD para musisi legendaris.

Pembelian tiket museum seharga 18 dolar AS dapat dilakukan di lantai satu. Anda pun dapat berpose foto ala rock star di studio mini. Kemudian kita diarahkan untuk memulai tur dari lower level atau satu lantai di bawah lantai satu. Pada lantai ini terdapat galeri utama museum Ahmet Ertegun M Exhibition Hall, yang mencakup pameran dari akar rock and roll seperti gospel, blues, rhythm & blues dan folk, country dan bluegrass.

Pada galeri tersebut, pengunjung juga dapat melihat pameran yang berfokus pada individu seniman seperti The Beatles, Rolling Stones, Jimi Hendrix, Michael Jackson. Para pencinta Elvis Presley dimanjakan dengan pameran berbagai barang-barang Elvis. Tidak sekadar gitar yang menjadi andalan King of Rock and Roll yang dipamerkan, pengunjung pun bisa melihat berbagai barang pribadi Elvis seperti seragam yang dikenakan Elvis saat mengikuti wajib militer ataupun surat-surat yang ditulisnya.