Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

10 Makanan Sehat yang Ternyata Tinggi Gula Tersembunyi: Waspada Meski Terlihat Aman


Banyak orang berusaha hidup sehat dengan memilih makanan yang terlihat alami dan bergizi. Label “sehat” sering dianggap aman untuk dikonsumsi setiap hari. Padahal, tidak semua makanan sehat benar-benar rendah gula. Beberapa justru menyimpan gula tersembunyi dalam jumlah tinggi.

Gula tersembunyi sering luput dari perhatian karena tidak terasa terlalu manis. Konsumsi berlebihan dapat memicu lonjakan gula darah. Risiko kelelahan, kenaikan berat badan, hingga gangguan metabolik pun meningkat. Inilah alasan penting memahami makanan sehat yang ternyata tinggi gula tersembunyi.

Pengertian Gula Tersembunyi

Gula tersembunyi adalah gula tambahan atau alami yang tidak disadari saat dikonsumsi. Gula ini sering muncul dalam bentuk fruktosa, sukrosa, sirup, atau konsentrat buah. Banyak produk terlihat sehat, tetapi mengandung gula cukup tinggi.

Organisasi kesehatan global merekomendasikan asupan gula harian kurang dari 10 persen total kalori. Idealnya di bawah 5 persen. Namun, data nutrisi menunjukkan banyak orang mengonsumsi gula dua kali lipat dari batas tersebut tanpa sadar.

1. Yogurt Rasa Buah

Yogurt dikenal baik untuk pencernaan. Namun yogurt rasa buah sering mengandung gula tambahan. Satu cup bisa mengandung 15–20 gram gula.

Jumlah ini setara dengan empat hingga lima sendok teh gula. Pilih yogurt plain tanpa pemanis. Tambahkan buah segar sendiri untuk alternatif lebih sehat.

2. Granola dan Sereal Sarapan

Granola sering dipromosikan sebagai menu sarapan sehat. Faktanya, banyak granola mengandung madu, sirup, atau gula tambahan. Kandungan gulanya bisa mencapai 20 gram per porsi.

Sereal sarapan juga serupa. Terutama yang memiliki klaim tinggi serat. Membaca label nutrisi sangat penting sebelum membeli.

3. Jus Buah Kemasan

Jus buah terlihat alami dan menyegarkan. Namun jus kemasan sering kehilangan serat alami. Gula buah menjadi lebih terkonsentrasi.

Satu gelas jus jeruk kemasan bisa mengandung gula setara minuman bersoda. Konsumsi buah utuh jauh lebih aman bagi gula darah.

4. Smoothie Siap Minum

Smoothie dianggap praktis dan sehat. Namun versi siap minum sering mengandung tambahan gula. Bahkan smoothie berbasis buah murni tetap tinggi gula alami.

Tanpa serat utuh, gula lebih cepat diserap tubuh. Smoothie buatan sendiri dengan sayur hijau lebih direkomendasikan.

5. Saus Salad Kemasan

Salad memang sehat. Namun saus salad kemasan sering menjadi jebakan gula. Varian rendah lemak biasanya menambahkan gula untuk rasa.

Dua sendok saus salad bisa mengandung 5–8 gram gula. Minyak zaitun dan perasan lemon adalah pilihan lebih aman.

6. Roti Gandum

Roti gandum sering dianggap lebih sehat dari roti putih. Namun banyak produk hanya menggunakan sedikit gandum utuh. Sisanya tetap tepung olahan dan gula.

Satu lembar roti gandum bisa mengandung 3–5 gram gula. Pilih roti dengan label 100 persen whole wheat.

7. Susu Nabati Rasa Manis

Susu almond, oat, atau kedelai populer sebagai alternatif susu sapi. Varian rasa vanila atau cokelat sering tinggi gula.

Beberapa produk mengandung lebih dari 10 gram gula per gelas. Pilih versi unsweetened untuk konsumsi harian.

8. Buah Kering

Buah kering terlihat alami dan praktis. Namun proses pengeringan meningkatkan konsentrasi gula. Porsinya sering dikonsumsi berlebihan.

Kismis dan kurma memiliki indeks glikemik cukup tinggi. Satu genggam kecil sudah mengandung gula signifikan.

9. Energy Bar dan Snack Sehat

Energy bar sering dipasarkan untuk gaya hidup aktif. Banyak produk mengandung sirup glukosa atau gula tebu.

Beberapa bar memiliki kandungan gula setara permen. Cek komposisi sebelum menjadikannya camilan rutin.

10. Selai Buah

Selai buah identik dengan rasa alami. Namun sebagian besar produk mengandung gula tambahan tinggi. Bahkan lebih dari kandungan buahnya.

Satu sendok selai bisa mengandung 8–10 gram gula. Pilih selai tanpa tambahan gula atau buat sendiri di rumah.

Dampak Gula Tersembunyi bagi Kesehatan

Konsumsi gula berlebih meningkatkan risiko resistensi insulin. Risiko diabetes tipe 2 pun meningkat. Data kesehatan global menunjukkan ratusan juta orang hidup dengan diabetes.

Gula berlebih juga memicu peradangan kronis. Energi tubuh naik cepat lalu turun drastis. Akibatnya tubuh mudah lelah dan sulit fokus.

Cara Menghindari Gula Tersembunyi

Biasakan membaca label nutrisi. Perhatikan total gula per porsi. Waspadai istilah gula dengan nama berbeda.

Pilih makanan segar dan minim proses. Masak sendiri lebih aman. Kendalikan porsi meski makanan terlihat sehat.


Maman Malmsteen
Maman Malmsteen Aktif menulis sejak tahun 1986 di media massa. Menjadi announcer di Radio Fantasy 93,1 FM sejak tahun 1999. Menjadi Blogger sejak tahun 2010. Sekarang aktif sebagai Content Writer untuk beberapa Blog/Website.

Posting Komentar untuk "10 Makanan Sehat yang Ternyata Tinggi Gula Tersembunyi: Waspada Meski Terlihat Aman"

Follow Berita/Artikel Cahaya Perdana di Google News